....................
stubborn
selfish
shame
unkind
this is me
this is who-i-am
so i ask apologize
forgive me for all the pain i caused
all the fools thing i made
and all the sorrow that i have done
it's all just suffering you
so thank for the love
affection
caring
understanding
all the lessons in life that i need
more and more
so now i understand
you are such a gift
messenger from God to me
for whom i learn to live
and now i understand
if you wanna leave
whatever the reasons
i just want you to be happy
i will still love you
i will memorize you
you're my best in life
................................
thank you
all of my memories keep you near... in silent moments imagine you here... all of my memories keep you near... your silent whispers, silent tears....(memories, within temptation)
Rabu, 27 September 2017
Minggu, 28 Agustus 2016
departure (the ship)
as i see the sky becomes one with the ocean in the edge of white horizon
and the ship waiting for me
and as i try to extend my time with you
i know i don't wanna apart with you
but the sound keep on calling
is my times up?
the ship keep on calling
and can't refuse it
i have to walk in there
the departure is coming
and i can't take you with me
i just hope that i can see you again in my next destination
the horn whispering a last call
i walk across the bridge
white fog surrounds me
i know it's time to go
i have to leave you here
whatever my heart resist
i have to entering this ship
but ....................................,
.................................. (to be continued)
and the ship waiting for me
and as i try to extend my time with you
i know i don't wanna apart with you
but the sound keep on calling
is my times up?
the ship keep on calling
and can't refuse it
i have to walk in there
the departure is coming
and i can't take you with me
i just hope that i can see you again in my next destination
the horn whispering a last call
i walk across the bridge
white fog surrounds me
i know it's time to go
i have to leave you here
whatever my heart resist
i have to entering this ship
but ....................................,
.................................. (to be continued)
Minggu, 21 Agustus 2016
last lullaby
all the smile that i see
all the laugh that i hear
all the happines surround me
just hurting me
make me sick to the heart
i feel so tired
i wanna sleep
and i don't wanna dream
i don't wanna wake up
sing me
my last lullaby
when you're gone
when you're gone
rasanya seperti menyaksikan
mentari yang akan tenggelam
sementara masih kau cintai terang siangmu
masih rindu kau rasakan hangatnya siraman cahayanya
yang selama ini mengalirkan kehidupan di seluruh gerak ragamu
tapi kini malam akan tiba
gelapnya akan menguasaimu
dinginnya akan menyiksamu
tak ada lagi cerah dan hangat mataharimu
yang selama ini menghidupimu
walau hanya semalam
sanggupkah kau bertahan
walau hanya semalam
mampukah kau menjalaninya sendiri tanpanya
walau hanya semalam
berdoalah agar dia kembali esok pagi
karena tidak ada yang tau apa yang akan terjadi di sisa malam ini
rasanya seperti menyaksikan
mentari yang akan tenggelam
sementara masih kau cintai terang siangmu
masih rindu kau rasakan hangatnya siraman cahayanya
yang selama ini mengalirkan kehidupan di seluruh gerak ragamu
tapi kini malam akan tiba
gelapnya akan menguasaimu
dinginnya akan menyiksamu
tak ada lagi cerah dan hangat mataharimu
yang selama ini menghidupimu
walau hanya semalam
sanggupkah kau bertahan
walau hanya semalam
mampukah kau menjalaninya sendiri tanpanya
walau hanya semalam
berdoalah agar dia kembali esok pagi
karena tidak ada yang tau apa yang akan terjadi di sisa malam ini
jakarta, 16 januari 2016
@royalkuningan
Senin, 14 Juli 2014
the road without a direction and has no end part.3 : selamat tinggal (melepasmu)
pada akhir perjalanan ini
tak banyak yang bisa aku katakan padamu
tak bisa tak kuikhlaskan kepergianmu
tak ingin menyakitimu lebih dari ini
(tak perlu kau tau betapa sakitnya mngucapkan selamat tinggal padamu)
ketika untuk terakhir kalinya kupeluk dirimu
dan kukecup lama keningmu
dirimu menangis
dan aku menenangkanmu, menyemangatimu, menghiburmu
(tak perlu kau tau betapa gemetar bibirku dan kabur pandangan mataku karena airmata membasah dimataku)
selamat tinggal sayangku, kita harus berpisah disini
selamat tinggal sayangku, jaga dirimu baik baik
selamat tinggal sayangku, tak perlu kau tau betapa hancur diriku tak sanggup kehilanganmu
selamat tinggal sayangku, aku akan kembali menyusuri jalan gelap nan sepi
tanpa arah dan tiada ujung
dalam pencarianku yang abadi
tak banyak yang bisa aku katakan padamu
tak bisa tak kuikhlaskan kepergianmu
tak ingin menyakitimu lebih dari ini
(tak perlu kau tau betapa sakitnya mngucapkan selamat tinggal padamu)
ketika untuk terakhir kalinya kupeluk dirimu
dan kukecup lama keningmu
dirimu menangis
dan aku menenangkanmu, menyemangatimu, menghiburmu
(tak perlu kau tau betapa gemetar bibirku dan kabur pandangan mataku karena airmata membasah dimataku)
selamat tinggal sayangku, kita harus berpisah disini
selamat tinggal sayangku, jaga dirimu baik baik
selamat tinggal sayangku, tak perlu kau tau betapa hancur diriku tak sanggup kehilanganmu
selamat tinggal sayangku, aku akan kembali menyusuri jalan gelap nan sepi
tanpa arah dan tiada ujung
dalam pencarianku yang abadi
the road without a direction and has no end part.2 : antara mimpi dan realita
apakah engkau nyata ?
apakah yang kita jalani ini palsu ?
seolah jalan yang tiada arah dan tanpa ujung
dan ketika kau menyerah
memilih akhiri perjalanan kita
aku terhempas lagi
dari mimpi-mimpi
(nyeri)
dan sekarang realita berkuasa
duniaku kembali semula
(pahit)
malamku kembali gelap
jalanku kembali sunyi
aku tahu sekali lagi harus aku lalui ini
sendiri
apakah yang kita jalani ini palsu ?
seolah jalan yang tiada arah dan tanpa ujung
dan ketika kau menyerah
memilih akhiri perjalanan kita
aku terhempas lagi
dari mimpi-mimpi
(nyeri)
dan sekarang realita berkuasa
duniaku kembali semula
(pahit)
malamku kembali gelap
jalanku kembali sunyi
aku tahu sekali lagi harus aku lalui ini
sendiri
the road without a direction and has no end part.1 : pertemuan tanpa kesengajaan
sekali lagi
aku terdampar di jalan ini
setelah tak sengaja
aku merasa temukan bulanku lagi
entah kenapa aku begitu yakin
akan kutemukan fajarku di akhir perjalanan ini
walaupun jalan panjang masih membentang
terasa begitu gelap dan sunyi
bersamamu kupercaya diri kan bisa lalui
Rabu, 02 Maret 2011
maafkan (the angel rhyme pt.1)
maafkan aku
yang telah lancang melintas jalanmu
meski hanya sesaat
mungkin aku t'lah melukaimu
maafkan aku
bukan maksudku menyakitimu
asal kau tau
sesaat waktuku bersamamu
tinggalkan sejuta kenangan yang kan slalu kusimpan
sebagai saat-saat indah dalam hidupku
dedicated to my angel
yang telah lancang melintas jalanmu
meski hanya sesaat
mungkin aku t'lah melukaimu
maafkan aku
bukan maksudku menyakitimu
asal kau tau
sesaat waktuku bersamamu
tinggalkan sejuta kenangan yang kan slalu kusimpan
sebagai saat-saat indah dalam hidupku
dedicated to my angel
Selasa, 08 Februari 2011
tak bisa lari darimu
betapa ku ingin melenyapkan bayangmu
bahkan rasanya sudah pernah kubunuh dirimu
tapi kau,
cinta,
memang sudah menjadi kutukanku
dan selamanya aku takkan pernah bisa lari darimu
bahkan rasanya sudah pernah kubunuh dirimu
tapi kau,
cinta,
memang sudah menjadi kutukanku
dan selamanya aku takkan pernah bisa lari darimu
losing what i dont deserve
saat nyeri kembali penuhi rongga dada
saat realita kembali membuka mata
................................
kamu masih bukan milikku
saat realita kembali membuka mata
................................
kamu masih bukan milikku
Kamis, 27 Januari 2011
the flame
at least i realized
...................
i am abandoned
forgotten
left here rotten ..
brothers ..
how could you done this to me
we drew the same blood
shed the same tears
and share some sins ..
but now everything's gone
do i have to stand here still waiting
for the next savior
for the everlasting hope
for the flames inside
that i wish it never die ...
.. for what ..
...................
i am abandoned
forgotten
left here rotten ..
brothers ..
how could you done this to me
we drew the same blood
shed the same tears
and share some sins ..
but now everything's gone
do i have to stand here still waiting
for the next savior
for the everlasting hope
for the flames inside
that i wish it never die ...
.. for what ..
Jumat, 21 Januari 2011
taubat 2
Tuhanku ...
sungguh terasa nikmat hukumanMu
karena aku berusaha mengerti
bahwa semuanya hanyalah Kau maksudkan
untuk lindungiku .....
sungguh terasa nikmat hukumanMu
karena aku berusaha mengerti
bahwa semuanya hanyalah Kau maksudkan
untuk lindungiku .....
Minggu, 21 November 2010
taubat (pray of the sinner pt.2)
Tuhanku ..
tolong hentikan aku ..
hentikan langkahku
keliaranku ..
terlalu jauh rasanya sudah kulampui batas2Mu ...
Tuhanku ..
tolong bangunkan aku ..
dari mimpi burukku
mimpi liarku
terlalu lama rasanya sudah kuterlelap dalam pelukan nikmat yang semu
Tuhanku..
tolong seret aku dari tidurku ..
basahi wajahku dengan suci wudhumu
injak tengkukku untuk khidmat sujud padaMu
karena dalam hatiku
aku masih selalu rindu padaMu
Tuhanku..
tolong aku meraih taubatku
karena aku benar2 takut
tak tersisa waktu lagi untukku
sebelum terputus nafas di tenggorokanku
tolong hentikan aku ..
hentikan langkahku
keliaranku ..
terlalu jauh rasanya sudah kulampui batas2Mu ...
Tuhanku ..
tolong bangunkan aku ..
dari mimpi burukku
mimpi liarku
terlalu lama rasanya sudah kuterlelap dalam pelukan nikmat yang semu
Tuhanku..
tolong seret aku dari tidurku ..
basahi wajahku dengan suci wudhumu
injak tengkukku untuk khidmat sujud padaMu
karena dalam hatiku
aku masih selalu rindu padaMu
Tuhanku..
tolong aku meraih taubatku
karena aku benar2 takut
tak tersisa waktu lagi untukku
sebelum terputus nafas di tenggorokanku
reality bites
arogan ..
sungguh terlalu kau cintaku
tak seharusnya kau menafikanku
bukankah keberadaanku masih senyata matahari siangmu?
dan walaupun aku tau konsekuensi akan menjewermu,
dan kenyataan bisa sangat pahit di menyedak tenggorokanmu
bagaimanapun itu akan turut menyesak ulu hatiku
karena cintaku masih terus menyertai setiap langkahmu ..
nov 21th, 00:50 a.m.
sungguh terlalu kau cintaku
tak seharusnya kau menafikanku
bukankah keberadaanku masih senyata matahari siangmu?
dan walaupun aku tau konsekuensi akan menjewermu,
dan kenyataan bisa sangat pahit di menyedak tenggorokanmu
bagaimanapun itu akan turut menyesak ulu hatiku
karena cintaku masih terus menyertai setiap langkahmu ..
nov 21th, 00:50 a.m.
Sabtu, 28 Agustus 2010
untuk cinta terlarangku
terimakasih untuk setiap detik waktu
yang telah kita nikmati bersama,
dan ketika semua harus berakhir
biarkanlah semua tetap terukir indah dan abadi dalam kenangan
yang akan kubingkai dan kututup rapat
dalam sudut terdalam dan tergelap di dasar hatiku
karena harus kau tahu
jika untuk kedamaian dan kebahagiaanmu
melepasmu pun aku rela
biarpun untuk itu harus kubiarkan aku membunuh perasaanku
(dan kau tak perlu tahu betapa sakitnya itu)
dan akupun sangat tahu
perasaanmu padakupun sama denganku
hanya karena keadaan yang tidak bisa kita taklukkan
(akupun memahami betapa sakitmu harus menyerah pada kenyataan)
terimakasih untukmu, cinta terlarangku
pergilah dari hidupku, aku sudah rela melepasmu
buang jauh jauh bayangan diriku jika itu hanya akan menjadi ganjalan bagi bahagiamu
hapus aku dari mimpimu jika namaku hanya menyela lelap tidurmu
lupakan kehadiranku dalam hidupmu jika aku hanya mengganggu kedamaian cintamu
selamat tinggal, cinta terlarangku
kan kuukir namamu abadi dihatiku
dan walaupun aku berharap
kupikir kita takkan pernah lagi bertemu
yang telah kita nikmati bersama,
dan ketika semua harus berakhir
biarkanlah semua tetap terukir indah dan abadi dalam kenangan
yang akan kubingkai dan kututup rapat
dalam sudut terdalam dan tergelap di dasar hatiku
karena harus kau tahu
jika untuk kedamaian dan kebahagiaanmu
melepasmu pun aku rela
biarpun untuk itu harus kubiarkan aku membunuh perasaanku
(dan kau tak perlu tahu betapa sakitnya itu)
dan akupun sangat tahu
perasaanmu padakupun sama denganku
hanya karena keadaan yang tidak bisa kita taklukkan
(akupun memahami betapa sakitmu harus menyerah pada kenyataan)
terimakasih untukmu, cinta terlarangku
pergilah dari hidupku, aku sudah rela melepasmu
buang jauh jauh bayangan diriku jika itu hanya akan menjadi ganjalan bagi bahagiamu
hapus aku dari mimpimu jika namaku hanya menyela lelap tidurmu
lupakan kehadiranku dalam hidupmu jika aku hanya mengganggu kedamaian cintamu
selamat tinggal, cinta terlarangku
kan kuukir namamu abadi dihatiku
dan walaupun aku berharap
kupikir kita takkan pernah lagi bertemu
deus (the darkside of the moon)
aku adalah deus
sisi gelap sang bulan
sisi kelam kehidupan seorang manusia
sesaat pernah kurasakan
sapuan hangat sang mentari
yang seolah akan cairkan beku hatiku
hangatkan dingin darahku
bahkan seolah akan merubah kelam wajahku menjadi seutuhnya purnama
akan tetapi semuanya palsu
terlalu cepat pergimu
terlalu dalam luka yang kau tinggalkan
sadarkan diriku
tak mungkin kukhayalkan hangat cintamu
selamat tinggal cinta
pergi jauh jauh kau cahaya
biarkan aku tetap menjadi diriku :
bayang dingin nan misterius
sisi kelam kehidupan seorang manusia
wajah gelap yang selalu disembunyikan oleh sang bulan
siluet dalam pekat malam bernama deus
sisi gelap sang bulan
sisi kelam kehidupan seorang manusia
sesaat pernah kurasakan
sapuan hangat sang mentari
yang seolah akan cairkan beku hatiku
hangatkan dingin darahku
bahkan seolah akan merubah kelam wajahku menjadi seutuhnya purnama
akan tetapi semuanya palsu
terlalu cepat pergimu
terlalu dalam luka yang kau tinggalkan
sadarkan diriku
tak mungkin kukhayalkan hangat cintamu
selamat tinggal cinta
pergi jauh jauh kau cahaya
biarkan aku tetap menjadi diriku :
bayang dingin nan misterius
sisi kelam kehidupan seorang manusia
wajah gelap yang selalu disembunyikan oleh sang bulan
siluet dalam pekat malam bernama deus
tentang rasa
begitu indah
begitu nyaman
begitu hangat
saat kau berada didekatku
dan kau biarkan tangan ini memelukmu
kaupun sandarkan kepalamu dipundakku
harum bau rambut dan hangat tubuhmu
takkan terlupa sampai kapanpun
bahkan merasuki mimpi mimpi malamku
begitu sakit
begitu perih
begitu nyeri
luka itu terlalu berdarah
saat kusadari kenyataan itu
engkau bukanlah milikku
dan aku bukanlah milikmu
terlalu dalam jurang yang memisahkan kita
terlalu tinggi gunung yang merintangi kita
bukannya aku takut sakit, perih , nyeri atau matipun
tapi akan terlalu banyak yang terluka jika kita paksakan
biarlah tetap indah jadi rahasia kita berdua
biarlah tetap abadi hanya dalam kenangan
tentang rasa yang tak terpisahkan tapi terlarang
tentang rasa antara kita berdua
begitu nyaman
begitu hangat
saat kau berada didekatku
dan kau biarkan tangan ini memelukmu
kaupun sandarkan kepalamu dipundakku
harum bau rambut dan hangat tubuhmu
takkan terlupa sampai kapanpun
bahkan merasuki mimpi mimpi malamku
begitu sakit
begitu perih
begitu nyeri
luka itu terlalu berdarah
saat kusadari kenyataan itu
engkau bukanlah milikku
dan aku bukanlah milikmu
terlalu dalam jurang yang memisahkan kita
terlalu tinggi gunung yang merintangi kita
bukannya aku takut sakit, perih , nyeri atau matipun
tapi akan terlalu banyak yang terluka jika kita paksakan
biarlah tetap indah jadi rahasia kita berdua
biarlah tetap abadi hanya dalam kenangan
tentang rasa yang tak terpisahkan tapi terlarang
tentang rasa antara kita berdua
tentang kita
kenapa baru kutemukan dirimu sekarang
saat sudah kuserahkan hidupku seutuhnya padanya
bukan aku menyesalinya
aku sudah bahagia
tapi perasaan itu
aku gak tau itu anugerah atau kutukan
sungguh sangat menyiksaku
dan saat kutau perasaanmu terhadapku
sangat aku takut aku akan melukaimu
jika saja aku bisa menahan diriku
dan aku pendam rasaku
mungkin semuanya akan lebih baik
(atau sebaliknya?kita takkan pernah tau)
jika saja bisa ingin kutelan rasa sakit ini sendiri
tapi sudah terlambat
biarlah kita jalani
walaupun luka dan nyeri akan terus membayangi
saat sudah kuserahkan hidupku seutuhnya padanya
bukan aku menyesalinya
aku sudah bahagia
tapi perasaan itu
aku gak tau itu anugerah atau kutukan
sungguh sangat menyiksaku
dan saat kutau perasaanmu terhadapku
sangat aku takut aku akan melukaimu
jika saja aku bisa menahan diriku
dan aku pendam rasaku
mungkin semuanya akan lebih baik
(atau sebaliknya?kita takkan pernah tau)
jika saja bisa ingin kutelan rasa sakit ini sendiri
tapi sudah terlambat
biarlah kita jalani
walaupun luka dan nyeri akan terus membayangi
sajak tentang pencarian
tentang ketidak adilan
tentang ketidak seimbangan
tentang ketidak tahuan
tentang kepicikan
tentang bagaimana kita memahami arti hidup
(maaf kalau aku tidak sepenuhnya sependapat dengan apa yang sudah ada dan dianggap sebagai pedoman)
bukan aku pemberontak
bukan aku petualang
bukan aku sok tau
atau si cerewet yang mempermasalahkan hal - hal yang sebenarnya sudah jelas
(maaf terminologi "sudah jelas" itu sendiri aku tidak sependapat)
aku hanya si dungu
yang terus berusaha mencari dalam keterbatasan waktuku
aku tak mau hanya teori
atau malah aplikasi yang tak sepenuhnya kusepakati
aku sudah mencoba menyeimbangkan otak dengan nurani
aku tetap berharap suatu hari
kan kutemukan sesuatu yang berarti
yang bisa melepas dahaga ini
dan menjadi bekal nanti
dalam hidup di waktu yang lain lagi
(dan sekali lagi maafkan aku jika ada yang terluka dalam pencarianku ini, sungguh aku tak bermaksud untuk itu)
tentang ketidak seimbangan
tentang ketidak tahuan
tentang kepicikan
tentang bagaimana kita memahami arti hidup
(maaf kalau aku tidak sepenuhnya sependapat dengan apa yang sudah ada dan dianggap sebagai pedoman)
bukan aku pemberontak
bukan aku petualang
bukan aku sok tau
atau si cerewet yang mempermasalahkan hal - hal yang sebenarnya sudah jelas
(maaf terminologi "sudah jelas" itu sendiri aku tidak sependapat)
aku hanya si dungu
yang terus berusaha mencari dalam keterbatasan waktuku
aku tak mau hanya teori
atau malah aplikasi yang tak sepenuhnya kusepakati
aku sudah mencoba menyeimbangkan otak dengan nurani
aku tetap berharap suatu hari
kan kutemukan sesuatu yang berarti
yang bisa melepas dahaga ini
dan menjadi bekal nanti
dalam hidup di waktu yang lain lagi
(dan sekali lagi maafkan aku jika ada yang terluka dalam pencarianku ini, sungguh aku tak bermaksud untuk itu)
dialog2 antara aku dan deus (the dialogues between my two separated life)
bagian pertama.
aku : selamat malam, deus
deus : selamat malam
aku : senang bertemu denganmu deus
deus : senang juga bertemu denganku, sang penyebab keberadaanku, tak pernah kusangka kau mau menengok relung terdalam dan tergelap dalam dirimu
aku : aku tergelitik untuk bertanya mengenai keberadaanmu, karena akhir akhir ini kurasakan kegelisahan.aku takut ada pihak tak berdosa yang turut terluka karenamu,
deus : silakan, walau sebenarnya kurasa kau tau jawabnya bahwa kaulah penyebab dari semuanya
aku : sebenarnya apa yang kaurasakan, deus?
deus : menurutmu apa?tak pernahkan kaubayangkan rasanya berada disisi gelap bulan?
aku : apakah itu bukan pelarianmu saja?mengapa tak kau bertahan menikmati terangnya cahaya?mengapa kau pilih untuk bersembunyi dalam pekat dan dinginnya sisi gelap relung yang kau huni?
deus : aku tak memilih untuk berada disini.aku adalah imbanganmu.aku adalah sisi lain dirimu yang kau coba sembunyikan.aku tak takut terang cahaya darimu.tapi tanyalah dirimu, apakah kau sanggup menerima noda dari hitamku.bayangan gelap dari sisi terangmu?
aku : aku tak bisa menjawabmu sekarang, deus.mungkin nanti akan kubawakan kamu jawaban yang bisa menjelaskan keberadaan kita sekarang ini.
deus : kau takkan bisa temukan jawabnya, terlalu sulit bagimu untuk menjelaskan keberadaan kita sekarang ini
aku : akan kucari jawabnya, dimanapun ia berada
deus : kau takkan sanggup mencarinya, terlalu berat bagimu dan semua yang akan terluka karena pencarianmu
aku : mereka adalah korban petualanganmu, bukan aku yang melukai mereka
deus : salah, kau tak bisa beranggapan begitu.memang kau nampak terlalu suci untuk dipersalahkan, tapi ingat, kita tak bisa dipisahkan.keberadaanku adalah konsekuensi dari kesalahan-kesalahanmu yang tak mungkin kau tampakkan pada cahaya terangmu
aku : baik deus, kalau itu memang anggapanmu.kurasa aku takkan pernah tau apa yang kau inginkan maupun apa yang ingin kau temukan
deus : terimakasih, tapi ijinkan aku meluruskan.kau tak akan temukan apa yang kuinginkan, apa yang ingin kau temukan sebelum kau terima aku apa adanya, sebelum kau lebur aku utuh dalam dirimu, karena aku adalah dirimu dan kau adalah aku
aku : aku tidak bisa memahamimu deus.jangankan melebur dirimu denganku, menerima keberadaanmu saja adalah hal tersulit buatku.
deus : kalau begitu teruskan pencarianmu, dan aku akan terus membayangimu sebagai konsekuensi gelap dari terang cahayamu.dan harus kau tahu, aku tak pernah sekalipun bermaksud membuat seorangpun terluka
aku : dan akupun tidak.maafkan aku bila akhirnya nampak seperti itu.aku hanya berusaha memahami kehadiranmu dalam perjalanan panjangku ini, dalam pencarianku yang seolah tiada akhir ini
deus : suatu saat kau akan temukan itu saat aku telah melebur dalam dirimu, saat gelapku telah bercampur dalam terangmu.dan disaat itu kau akan temukan dirimu, tentukan jatidirimu sesungguhnya dan jalan yang akan kaupilih untuk mengakhiri waktumu
aku : maaf deus, aku masih belum sesungguhnya memahami, tapi aku harus kembali.aku harap masih ada waktuku untuk bertemu dirimu lagi.dan kuharapkan saat itu sudah bisa aku bawakan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan retorismu itu.
deus : terimakasih, buatku itu terserah dirimu.kau boleh kembali kapan saja dan aku akan selalu siap, sampai kau telah siapkan dirimu untuk leburkan dirimu bersamaku.
aku : terimakasih kembali deus, selamat malam
deus : selamat malam
aku : selamat malam, deus
deus : selamat malam
aku : senang bertemu denganmu deus
deus : senang juga bertemu denganku, sang penyebab keberadaanku, tak pernah kusangka kau mau menengok relung terdalam dan tergelap dalam dirimu
aku : aku tergelitik untuk bertanya mengenai keberadaanmu, karena akhir akhir ini kurasakan kegelisahan.aku takut ada pihak tak berdosa yang turut terluka karenamu,
deus : silakan, walau sebenarnya kurasa kau tau jawabnya bahwa kaulah penyebab dari semuanya
aku : sebenarnya apa yang kaurasakan, deus?
deus : menurutmu apa?tak pernahkan kaubayangkan rasanya berada disisi gelap bulan?
aku : apakah itu bukan pelarianmu saja?mengapa tak kau bertahan menikmati terangnya cahaya?mengapa kau pilih untuk bersembunyi dalam pekat dan dinginnya sisi gelap relung yang kau huni?
deus : aku tak memilih untuk berada disini.aku adalah imbanganmu.aku adalah sisi lain dirimu yang kau coba sembunyikan.aku tak takut terang cahaya darimu.tapi tanyalah dirimu, apakah kau sanggup menerima noda dari hitamku.bayangan gelap dari sisi terangmu?
aku : aku tak bisa menjawabmu sekarang, deus.mungkin nanti akan kubawakan kamu jawaban yang bisa menjelaskan keberadaan kita sekarang ini.
deus : kau takkan bisa temukan jawabnya, terlalu sulit bagimu untuk menjelaskan keberadaan kita sekarang ini
aku : akan kucari jawabnya, dimanapun ia berada
deus : kau takkan sanggup mencarinya, terlalu berat bagimu dan semua yang akan terluka karena pencarianmu
aku : mereka adalah korban petualanganmu, bukan aku yang melukai mereka
deus : salah, kau tak bisa beranggapan begitu.memang kau nampak terlalu suci untuk dipersalahkan, tapi ingat, kita tak bisa dipisahkan.keberadaanku adalah konsekuensi dari kesalahan-kesalahanmu yang tak mungkin kau tampakkan pada cahaya terangmu
aku : baik deus, kalau itu memang anggapanmu.kurasa aku takkan pernah tau apa yang kau inginkan maupun apa yang ingin kau temukan
deus : terimakasih, tapi ijinkan aku meluruskan.kau tak akan temukan apa yang kuinginkan, apa yang ingin kau temukan sebelum kau terima aku apa adanya, sebelum kau lebur aku utuh dalam dirimu, karena aku adalah dirimu dan kau adalah aku
aku : aku tidak bisa memahamimu deus.jangankan melebur dirimu denganku, menerima keberadaanmu saja adalah hal tersulit buatku.
deus : kalau begitu teruskan pencarianmu, dan aku akan terus membayangimu sebagai konsekuensi gelap dari terang cahayamu.dan harus kau tahu, aku tak pernah sekalipun bermaksud membuat seorangpun terluka
aku : dan akupun tidak.maafkan aku bila akhirnya nampak seperti itu.aku hanya berusaha memahami kehadiranmu dalam perjalanan panjangku ini, dalam pencarianku yang seolah tiada akhir ini
deus : suatu saat kau akan temukan itu saat aku telah melebur dalam dirimu, saat gelapku telah bercampur dalam terangmu.dan disaat itu kau akan temukan dirimu, tentukan jatidirimu sesungguhnya dan jalan yang akan kaupilih untuk mengakhiri waktumu
aku : maaf deus, aku masih belum sesungguhnya memahami, tapi aku harus kembali.aku harap masih ada waktuku untuk bertemu dirimu lagi.dan kuharapkan saat itu sudah bisa aku bawakan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan retorismu itu.
deus : terimakasih, buatku itu terserah dirimu.kau boleh kembali kapan saja dan aku akan selalu siap, sampai kau telah siapkan dirimu untuk leburkan dirimu bersamaku.
aku : terimakasih kembali deus, selamat malam
deus : selamat malam
Langganan:
Postingan (Atom)