seolah terhempas dari dalam tidur terdalamku
serasa tercabut dari mimpi terindahku
sebaris kata yang terasa menusuk
.....ah .....
apakah memang sudah menjadi kutukanku
untuk terus menyakitimu
walau kutahu
tak sedetikpun pernah hinggap dalam niatku
membuatmu merasa pilu
karena sakitmu adalah perihku
dan jika sekarang kau terdiam membisu
lidahku pun menjadi kelu
hanya bisikan parau
rangkaian kata tak bermakna
terhambur begitu saja semoga tak sia sia
bisa menjelma menjadi bunga dalam mimpimu malam ini
untuk nyatakan bahwa kenangan kita masih ada
semoga ........................................................................
semarang, may 24th, 2010, 00:26 AM
all of my memories keep you near... in silent moments imagine you here... all of my memories keep you near... your silent whispers, silent tears....(memories, within temptation)
Senin, 24 Mei 2010
Rabu, 28 April 2010
pulang
pulang...
adalah satu kata yang sering ku ucapkn
ketika aku rindu rumah
meski bukan sesuatu yang sangat ku rindu
tapi ada sunyi ketika aku harus lama tertahan disini
pulang...
membuatku teringat masa kecil yang begitu indah
meski tidak sempurna
tapi masa itu tak tergantikan oleh apapun
pulang...
ingin kulakukan tiap kali membayang
tapi apa daya aku hanya seorang penumpang
yang menunggu ke mana kapal hendak berlayar
kini...
kerinduanku kian memuncak
apalagi penyangga rumahku mulai rapuh termakan usia dan kesepian
aku harus segera pulang menghalau resah
biar tiada sesal hari esok
by. Upiek, Oct 24th, 2009
(...hari ini aku pulang, sungkem bapak ibu jug mohon doa restu...berharap ridlo mereka untuk bekal perjalanan hidupku...)
adalah satu kata yang sering ku ucapkn
ketika aku rindu rumah
meski bukan sesuatu yang sangat ku rindu
tapi ada sunyi ketika aku harus lama tertahan disini
pulang...
membuatku teringat masa kecil yang begitu indah
meski tidak sempurna
tapi masa itu tak tergantikan oleh apapun
pulang...
ingin kulakukan tiap kali membayang
tapi apa daya aku hanya seorang penumpang
yang menunggu ke mana kapal hendak berlayar
kini...
kerinduanku kian memuncak
apalagi penyangga rumahku mulai rapuh termakan usia dan kesepian
aku harus segera pulang menghalau resah
biar tiada sesal hari esok
by. Upiek, Oct 24th, 2009
(...hari ini aku pulang, sungkem bapak ibu jug mohon doa restu...berharap ridlo mereka untuk bekal perjalanan hidupku...)
absurd
entah...
setiap ku bertanya pada diri selalu jawabnya begitu
aku enggan bertanya lagi..
ketika matahari kian terik dan mulai membakar hati
ku yakinkan bahwa semua hanya ilusi
semua kata hati jadi absurd
tidak ada yang perlu di pahami lagi..
bentar lagi juga mengering dan menghitam lalu membeku dan mati rasa
ketika angin datang di malam hari..
semua telah terbang lenyap meski tak bersayap..
tinggal menunggu embun yang akan muncul di waktu pagi
begitu sejuk dan lembut dan hati akan lebih nyaman...
by. Upiek, Oct 24th, 2009
setiap ku bertanya pada diri selalu jawabnya begitu
aku enggan bertanya lagi..
ketika matahari kian terik dan mulai membakar hati
ku yakinkan bahwa semua hanya ilusi
semua kata hati jadi absurd
tidak ada yang perlu di pahami lagi..
bentar lagi juga mengering dan menghitam lalu membeku dan mati rasa
ketika angin datang di malam hari..
semua telah terbang lenyap meski tak bersayap..
tinggal menunggu embun yang akan muncul di waktu pagi
begitu sejuk dan lembut dan hati akan lebih nyaman...
by. Upiek, Oct 24th, 2009
aku (si rumput liar)
aku si rumput liar
biar panas menyengat
hujan badai menerpa
aku tetap ada di tempatku
dan tak bergeming
aku si rumput liar
biar beribu pasang kaki menginjakku
aku tetap ada dan tak bergeming
kadangkala..
aku hampir mati
kering meranggas dan tak berdaya
tapi jangan kau kira aku sudah mati
tiada kata menyerah dan putus asa dalam kamusku
karena aku masih punya banyak asa
embun pagi akan menyejukkan hatiku
sang mentari akan menghangatkan jiwaku
hembusan angin akan merangsang naluri dan akal sehatku
dan ketika musim berganti basah
ragaku mulai bersemi kembali
karena aku si rumput liar yang tak kenal kata mati
apalagi frustasi
by. Upiek, Oct 20th, 2009
biar panas menyengat
hujan badai menerpa
aku tetap ada di tempatku
dan tak bergeming
aku si rumput liar
biar beribu pasang kaki menginjakku
aku tetap ada dan tak bergeming
kadangkala..
aku hampir mati
kering meranggas dan tak berdaya
tapi jangan kau kira aku sudah mati
tiada kata menyerah dan putus asa dalam kamusku
karena aku masih punya banyak asa
embun pagi akan menyejukkan hatiku
sang mentari akan menghangatkan jiwaku
hembusan angin akan merangsang naluri dan akal sehatku
dan ketika musim berganti basah
ragaku mulai bersemi kembali
karena aku si rumput liar yang tak kenal kata mati
apalagi frustasi
by. Upiek, Oct 20th, 2009
resah
tiba tiba ada resah yang menyelinap ke dasar kalbu
aku jadi meragukan diriku sendiri..
karena aku jadi bukan aku
ku pandangi mataku di cermin
ada sendu yg mewarnai
aneh....!?
impossible
apa pelangi sudah tidak mewarnai hati?
ku lihat lebih dalam lagi
ternyata ada kerikil kecil yg telah mengacaukan warna pelangiku di ujung hati
(ku coba mengambil perlahan, agar tidak lebih mengacaukan warna)
ku amati kerikil itu..
ternyata kerikil itu begitu ku kenal di masa lampau
dan itu bukan kerikil tapi permata yang kupasang di liontin yang hilang waktu itu
ada rasa senang
rindu
sedih
getir
bercampur jd satu..
dulu liontin permata itu ku dekatkan di hati biar dengar irama jantungku
tp kini...
biarlah sementara ku simpan di almari besi
agar tidak mengacaukan warna hati..
by. Upiek, Oct 21st, 2009
aku jadi meragukan diriku sendiri..
karena aku jadi bukan aku
ku pandangi mataku di cermin
ada sendu yg mewarnai
aneh....!?
impossible
apa pelangi sudah tidak mewarnai hati?
ku lihat lebih dalam lagi
ternyata ada kerikil kecil yg telah mengacaukan warna pelangiku di ujung hati
(ku coba mengambil perlahan, agar tidak lebih mengacaukan warna)
ku amati kerikil itu..
ternyata kerikil itu begitu ku kenal di masa lampau
dan itu bukan kerikil tapi permata yang kupasang di liontin yang hilang waktu itu
ada rasa senang
rindu
sedih
getir
bercampur jd satu..
dulu liontin permata itu ku dekatkan di hati biar dengar irama jantungku
tp kini...
biarlah sementara ku simpan di almari besi
agar tidak mengacaukan warna hati..
by. Upiek, Oct 21st, 2009
Senin, 19 Oktober 2009
cerita kita (maafkan aku, mimpiku)
aku juga hanyalah manusia
yang terlalu jauh dari definisi sempurna
dan sekarang kumohon maafmu
karena jejak langkahku ternyata hanya membawa derita bagimu
bukan salahmu
hanya karena dirimu yang tak pandai baca pertanda kalbu
salahkan juga nyali diri ini yang tak pernah berani
untuk lebih dari sekedar menanti
dan kepengecutanku untuk lari dari semua ini
ternyata hanya tinggalkan mimpi mimpi kosong yang sepi
maafkan aku mimpiku,
andai aku lebih berani menyongsong apa yang menungguku dulu
mungkin luka hati dan hampa mimpi tak perlu terjadi
ah ...tetapi mimpi telah pergi,
malam t'lah berganti pagi,
dan pilihan hidup pun telah kita jalani
mungkin tak perlu kita sesali
dan kini ku t'lah kembali
aku hanya bisa berharap apa yang pernah kita miliki
bisa memberi kita tambahan energi
untuk bisa lebih warnai
cerita kita lebih berseri
sampai batas akhir waktu kita nanti
yang terlalu jauh dari definisi sempurna
dan sekarang kumohon maafmu
karena jejak langkahku ternyata hanya membawa derita bagimu
bukan salahmu
hanya karena dirimu yang tak pandai baca pertanda kalbu
salahkan juga nyali diri ini yang tak pernah berani
untuk lebih dari sekedar menanti
dan kepengecutanku untuk lari dari semua ini
ternyata hanya tinggalkan mimpi mimpi kosong yang sepi
maafkan aku mimpiku,
andai aku lebih berani menyongsong apa yang menungguku dulu
mungkin luka hati dan hampa mimpi tak perlu terjadi
ah ...tetapi mimpi telah pergi,
malam t'lah berganti pagi,
dan pilihan hidup pun telah kita jalani
mungkin tak perlu kita sesali
dan kini ku t'lah kembali
aku hanya bisa berharap apa yang pernah kita miliki
bisa memberi kita tambahan energi
untuk bisa lebih warnai
cerita kita lebih berseri
sampai batas akhir waktu kita nanti
Minggu, 18 Oktober 2009
perjalanan hati 1988 - 2009
saat sang motivatorku mengelana
ada yang mampir di hatiku dengan sejuta pesonanya
saat hatiku hampir terpenuhi mimpi
ternyata aku dihempaskan begitu dalam
(ada sembilu di hatiku yang menjadikanku terpuruk)
saat ada yang mau mengiringi jalanku
kutatap matanya kosong tanpa jiwa
demikian juga aku
yang melalui waktu tanpa ada hati yang bicara
semua berakhir karena ada bunga yang menawarkan jiwanya
(kurelakan begitu saja tanpa pernah ada yang terluka)
ada yang datang dengan begitu penuh madu di hatinya
dan aku tak pernah percaya madu itu manis rasanya
maka kubiarkan terlalu
ketika sang motivatorku mengelana lebih jauh lagi
kutemukan jiwa yang kukira bisa memberikan berjuta kesejukan
dan sekian waktu bersamanya ternyata lebih banyak luka yang terukir di kalbu
kucoba bertahan dengan segala gayanya
(ternyata semakin membuatku limbung)
ketika aku tak berdaya
ada penawaran yang kuharapkan bisa
jadi imamku di dunia - akhirat
mungkin karena aku tak pandai menerjemahkan sebuah hati
banyak hal tak terpahami
(semakin kucoba semakin ku merasa bebal)
ingin kutinggalkan tapi ada tiga bintang yang menatapku nanar
dan aku samar tidak bisa mencium wanginya surga
...............................................
waktu berlalu
sang motivatorku kembali
meski bukan untukku
setidaknya aku tahu ada aura yang memberiku energi
untuk bisa bertahan sampai nanti
(created by : upik, sunday oct.18th, 2009 ; 10:31 pm)
ada yang mampir di hatiku dengan sejuta pesonanya
saat hatiku hampir terpenuhi mimpi
ternyata aku dihempaskan begitu dalam
(ada sembilu di hatiku yang menjadikanku terpuruk)
saat ada yang mau mengiringi jalanku
kutatap matanya kosong tanpa jiwa
demikian juga aku
yang melalui waktu tanpa ada hati yang bicara
semua berakhir karena ada bunga yang menawarkan jiwanya
(kurelakan begitu saja tanpa pernah ada yang terluka)
ada yang datang dengan begitu penuh madu di hatinya
dan aku tak pernah percaya madu itu manis rasanya
maka kubiarkan terlalu
ketika sang motivatorku mengelana lebih jauh lagi
kutemukan jiwa yang kukira bisa memberikan berjuta kesejukan
dan sekian waktu bersamanya ternyata lebih banyak luka yang terukir di kalbu
kucoba bertahan dengan segala gayanya
(ternyata semakin membuatku limbung)
ketika aku tak berdaya
ada penawaran yang kuharapkan bisa
jadi imamku di dunia - akhirat
mungkin karena aku tak pandai menerjemahkan sebuah hati
banyak hal tak terpahami
(semakin kucoba semakin ku merasa bebal)
ingin kutinggalkan tapi ada tiga bintang yang menatapku nanar
dan aku samar tidak bisa mencium wanginya surga
...............................................
waktu berlalu
sang motivatorku kembali
meski bukan untukku
setidaknya aku tahu ada aura yang memberiku energi
untuk bisa bertahan sampai nanti
(created by : upik, sunday oct.18th, 2009 ; 10:31 pm)
rasa itu
kau mimpi indah masa laluku ...
tak tahukah dirimu jika dahulu
pernah kulalui resah malam tanpa sedetikpun
bisa kupejamkan mataku
hanya karna terlintas bayangmu di benakku
dan ketika waktu merenggut semuanya dariku
takkah kau bayangkan bahwa tak secuilpun
kubiarkan kenanganku terhadapmu akan sia sia berlalu
karena hanya itulah yang aku punya darimu
dan walaupun sepenuhnya kusadari bahwa kau bukanlah lagi takdirku
kumohon ijinkanlah untuk tetap kusimpan rasa itu
di relung relung terdalam jiwaku
hanya untukku
note : sejujurnya aku tak hanya mengkhawatirkanmu
.....aku juga merasa bersalah padamu ..
tak tahukah dirimu jika dahulu
pernah kulalui resah malam tanpa sedetikpun
bisa kupejamkan mataku
hanya karna terlintas bayangmu di benakku
dan ketika waktu merenggut semuanya dariku
takkah kau bayangkan bahwa tak secuilpun
kubiarkan kenanganku terhadapmu akan sia sia berlalu
karena hanya itulah yang aku punya darimu
dan walaupun sepenuhnya kusadari bahwa kau bukanlah lagi takdirku
kumohon ijinkanlah untuk tetap kusimpan rasa itu
di relung relung terdalam jiwaku
hanya untukku
note : sejujurnya aku tak hanya mengkhawatirkanmu
.....aku juga merasa bersalah padamu ..
suara hati sang mimpi
ketika langit terlihat abu-abu dimataku
tapi tetap cerah yang kukatakan
aku tersiksa .. saat hati penuh dusta
sesak yang kurasa ternyata dadaku dipenuhi debu
saat mentari begitu terik membakar kulitku
aku harus tetap tersenyum
agar bunga-bungaku ikut merasakan sejuknya lewat mataku
angin badai datang menerpaku
tapi aku yakin di ujung sana pelangi akan menyambutku
begitu galau hati sampai ke puncak
masih ada alunan ayat suci akan menghalau resahku
aku yakinkan dalam hati ..
tak ada doa yang tertolak
pasti akan ada jawaban yang manis dari doa-doaku
galau hati yang tak berkesudahan pasti tergantikan
dengan asa yang berkeyakinan
(created by : upik, sunday oct.18th, 2009 ; 09:00 pm)
tapi tetap cerah yang kukatakan
aku tersiksa .. saat hati penuh dusta
sesak yang kurasa ternyata dadaku dipenuhi debu
saat mentari begitu terik membakar kulitku
aku harus tetap tersenyum
agar bunga-bungaku ikut merasakan sejuknya lewat mataku
angin badai datang menerpaku
tapi aku yakin di ujung sana pelangi akan menyambutku
begitu galau hati sampai ke puncak
masih ada alunan ayat suci akan menghalau resahku
aku yakinkan dalam hati ..
tak ada doa yang tertolak
pasti akan ada jawaban yang manis dari doa-doaku
galau hati yang tak berkesudahan pasti tergantikan
dengan asa yang berkeyakinan
(created by : upik, sunday oct.18th, 2009 ; 09:00 pm)
jawaban sang mimpi pt.1: ...(belum ada judul)
aku datang tidak untuk mempesonakan
karena pesona itu sudah uzur dimakan waktu
aku tidak datang untuk mengusik mimpi-mimpi indahmu
tentang esok hari
karena aku tidak pernah bisa masuk dalam mimpi-mimpimu
di masa lalu sekalipun
aku datang tidak untuk menghalau jalanmu
karena ku harus tetap di seberang
yang aku inginkan hanya sedikit tersenyum
mengenang masa muda
yang tak mungkin kembali untukku
yang s'lalu akan menjadi bagian sejarah hidupku ...
biar badai datang di tempatku,
kuharap pelangi yang nampak ditempatmu
meski topan menghantam langkahku,
kuharap angin lembut yang berhembus mengiringi langkahmu
kita hanya akan seiring sejalan dalam doa
note : jangan pernah mengkhawatirkan aku tentang sesuatu ..
(created by : upik, sunday oct.18th ; 07:52 pm)
karena pesona itu sudah uzur dimakan waktu
aku tidak datang untuk mengusik mimpi-mimpi indahmu
tentang esok hari
karena aku tidak pernah bisa masuk dalam mimpi-mimpimu
di masa lalu sekalipun
aku datang tidak untuk menghalau jalanmu
karena ku harus tetap di seberang
yang aku inginkan hanya sedikit tersenyum
mengenang masa muda
yang tak mungkin kembali untukku
yang s'lalu akan menjadi bagian sejarah hidupku ...
biar badai datang di tempatku,
kuharap pelangi yang nampak ditempatmu
meski topan menghantam langkahku,
kuharap angin lembut yang berhembus mengiringi langkahmu
kita hanya akan seiring sejalan dalam doa
note : jangan pernah mengkhawatirkan aku tentang sesuatu ..
(created by : upik, sunday oct.18th ; 07:52 pm)
Langganan:
Postingan (Atom)